Cara Mengatasi Windows 7 Yang Sering Restart Sendiri

Diposting oleh Rie_Philosopher di 20.32 18 komentar

Windows 7 merupakan salah satu OS yang cukup populer belakangan ini, kalau menurut saya microsoft sendiri seperti bernostalgia dengan memberi nama 7 pada seri windowsnya, karena pada era windows2 jadul yang masih berbasis semi-GUI ataupun text pemberian namanya manggunakan nomor seri dari windows itu sendiri, baru pada tahun 1995 diberi nama bedasarkan tahun, dan saat ini balik lagi pemberian nama dengan nomor yaitu windows 7.
Oke, itu tadi kita sedikit berbicara mengenai windows 7. Windows 7 sendiri bisa dikatakan belum sempurna 100%, masih banyak trouble yang mungkin akan anda alami.
Seperti aplikasi yang pada windows xp sebelumnya dapat berjalan, pada windows 7 belum tentu bisa jalan, itu merupakan salah satu contoh kekurangan dari windows 7. Dan masih ada lagi, yaitu windows 7 sering restart sendiri dengan mendadak.
Nah inilah masalah yang saya hadapi sekarang. Memang cukup kesal juga, bila kita sedang bekerja dan windows restart sendiri padahal ada kerjaan yang belum di save.
Maka dari itu saya akan berbagi ti[ps buat anda untuk menghadapi masalah tersebut.
Langkah langkah nya adalah sebagai berikut :
1. Buka Control panel (Klik Start > Control Panel)
2. Setelah itu klik System and Security pada Control Panel
3. Pada bagian System and Security klik System
4. Lalu pilih dan klik Advanced System Setting
5. Setelah itu akan muncul jendela System Properties
6. Pada jendela System Properties kli setting di bagian Startup and Recovery
7. Nah sekarang hilangkan centang automaticlly restart.

Mudah2an cara tersebut dapat membantu...

CATATAN KULIAH PAGE

Diposting oleh Rie_Philosopher di 21.57 0 komentar

Cara Cepat Dan Asyik Menghafal Nama nama Tenses

ELEKTROBOT (Elektronika dan Robotik) PAGES

Diposting oleh Rie_Philosopher di 21.48 0 komentar

Komponen elektronika dasar I
Simulasi rangkaian elektronik dengan proteus
lama sekali nggak nge blog, akhirnya sekarang bisa juga melampiaskan hasrat blogging saya. Faktor kuliah menjadi salah satu penyebab utama saya jarang nge blog, karena tugas numpuk.
Selain itu saya juga sedang sibuk sibuknya menggali ilmu elektronika dan robotika, walaupun saya basicnya di IT, apalagi jurusan saya SI, sedikit gak nyambung. Yah, gak apa apalah mumpung jalan buat belajar lagi terbuka.
Baiklah pada posting saya kali ini saya akan sedikit sharing tentang ilm elektronika. Pertama saya belajar elektro, saya sempat bingung harus memulai dari mana..? hahaha maklumlah sayakan belajar tanpa guru, cuma modal tanya sana sini sama senior ataupun teman saya yang berasal dari jurusan elektronika dan mekatronika.
Jadi untuk belajar elektronika yang mutlak dikuasai lebih dulu adalah pengukuran alat listrik ataupun juga komponen komponen elektronika, dan juga cara menyolder yang baik dan benar. Nah setelah sudah bisa mengukur dan nyolder, ada baiknya kita mengenal komponen dasar elektronika, yap.. itu lah inti dari postingan saya kali ini, "Mengenal Komponen elektronika.

1. Resistor
Resistor merupakan salah satu komponen elektronik yang paling dasar, fungsi dari resistro ini sendiri adalah untuk menghambat arus listrik, resistor sering juga disebut tahanan.
Cara kerja resistor adalah membatasi arus listrik yang akan mengalir ke suatu komponen elektronik. Semakin besar arus yang diinginkan maka nilai resistansi seuatu resistor harus semakin kecil, sebaliknya apabila kita menginginkan arus yang kecil, maka nilai resistansi resistornya harus semakin besar juga. Resistor sendiri mempunyai satuan yaitu omega atau disingkat ohm.
Sebagai contoh untuk sebuah LED(mengenai LED akan dibahas lebih lanjut nanti) yang akan diberi supply dari baterai 5V biasanya harus diberi resistor dengan nilai resistansi sebesar 330 ohm. Pertanyaannya bagaimana jika LED tersebut tidak diberi resistor ? Apabila LED tersebut tidak diberi resistor maka LED tersebut akan menjadi panas dan lama kelamaan akan terbakar dengan kata lain LED tersubut mati atau tidak b isa digunakan lagi.
Resistor memiliki beberapa jenis, yaitu resistor tetap, resistor variabel, dan LDR. resistor tetap adalah resistor yang nilai resistansinya tidak bisa diubah. Resistor variabel adalah jenis resistor yang nilai tahanannya tidak tetap, nilai resistansi suatu resistor variabel dapat diubah ubah sesuai keinginan kita. Dan yang terakhir adalah resistor LDR resistor LDR sendiri adalah resistor yang nilai resistansinya dapat berubah apabila terkena cahaya.
OK, untuk kali ini cukup kita membahas resistor dulu ya...

Entri Populer

Pengikut Blog Ini

Statistik Pengunjung Blog

Waktu Saat Ini


ShoutMix chat widget

Links


pYzam Page Pets
FreeFlashToys Page Pets